Solusi Agitator Bergetar Hebat (Wobbling) pada Tangki Kimia

Apakah Anda sering mendengar suara berisik dari ruang dosing kimia? Atau melihat motor agitator bergoyang hebat seolah-olah akan lepas dari dudukannya?

Fenomena ini disebut “Wobbling” atau getaran berlebih. Ini adalah musuh utama dalam sistem pengadukan. Jika dibiarkan, getaran ini bukan hanya merusak bearing motor atau mematahkan shaft (as), tetapi juga bisa merobek dinding tangki kimia Anda, menyebabkan tumpahan bahan kimia berbahaya.

Banyak operator mengira solusinya cukup dengan “mengencangkan baut”. Padahal, masalah utamanya seringkali lebih teknis. Berikut adalah 4 penyebab utama agitator bergetar dan cara menanganinya.

  1. Panjang Shaft Tidak Seimbang (Run-out)
    Pada agitator dengan shaft yang panjang (misalnya > 1.000 mm) tanpa bottom support, gaya sentrifugal di ujung impeller sangat besar. Jika shaft tidak 100% lurus (bengkok walau hanya beberapa milimeter), putaran akan menjadi eksentrik.
    Solusi: Cek kelurusan shaft menggunakan dial indicator. Pastikan agitator Anda menggunakan material solid bar (bukan pipa kopong) seperti Stainless Steel 304/316 yang presisi, seperti standar fabrikasi di Nida Tirta Utama.
  2. Struktur Tangki yang Lemah (Lack of Reinforcement)
    Ini adalah kesalahan paling umum. Menggunakan agitator motor besar (misal: 1 HP atau 2 HP) pada tangki plastik tipis tanpa penguat (reinforcement) tambahan.
    Saat motor berputar, tangki ikut bergetar karena tidak sanggup menahan torsi. Lama-kelamaan, bagian atas tangki akan retak (hairline crack).
    Solusi: Jangan pasang agitator langsung di bibir tangki tipis. Gunakan Chemical Tank LLDPE dari Nida Tirta yang memang didesain heavy-duty. Untuk motor besar, kami selalu menyertakan dudukan baja (skid frame) atau penebalan struktur di bagian atas tangki agar getaran teredam sempurna.
  1. Level Cairan di Area Kritis
    Getaran paling hebat sering terjadi saat proses pengisian atau pengurasan tangki. Jika level air berada tepat setinggi impeller, baling-baling akan “memukul” permukaan air secara berulang-ulang (splashing). Beban yang tidak konstan ini (antara udara dan air) membuat shaft terpelanting ke segala arah.
    Solusi: Hindari mengoperasikan agitator saat level air pas-pasan di posisi impeller. Atau, gunakan Agitator dengan Inverter (VSD). Dengan inverter, Anda bisa menurunkan RPM saat air tinggal sedikit untuk mengurangi guncangan.
  1. Masalah Pusaran Air (Vortex)
    Pada tangki silinder tanpa sekat (baffle), putaran air akan membentuk pusaran dalam di tengah. Pusaran ini bisa menghisap udara dan menciptakan kavitasi di area impeller, menyebabkan getaran frekuensi tinggi.
    Solusi: Pasang Baffle (sekat penahan arus) di dinding tangki, atau atur posisi agitator menjadi off-center (agak minggir dari titik tengah) untuk memecah pusaran air.

Solusi Engineering dari PT. Nida Tirta Utama
Kami memahami bahwa setiap cairan memiliki viskositas berbeda, dan setiap tangki memiliki dimensi berbeda. Di PT. Nida Tirta Utama, kami tidak sekadar menjual alat, kami memberikan solusi sistem:

  1. Custom Shaft & Impeller: Kami memproduksi shaft dengan panjang yang disesuaikan kedalaman tangki Anda. Material SS304/SS316 solid menjamin shaft tetap lurus dan stabil bahkan di RPM tinggi (Direct Drive).
  2. Complete Mixing System: Kami menyediakan paket Tangki LLDPE + Agitator yang sudah terintegrasi. Struktur tangki kami (MC/KC Series) memiliki ketebalan dinding hingga 6-12mm yang mampu menahan getaran motor Yuema/Forca tanpa masalah.
  3. Smart Control: Tersedia opsi panel kontrol dengan Inverter Schneider Electric, memungkinkan Anda mengatur kecepatan putaran (Soft Start/Stop) untuk memperpanjang umur alat dan mencegah hentakan awal yang merusak.

Jangan tunggu sampai tangki Anda pecah atau motor terbakar.

Punya masalah agitator bergetar?
Konsultasikan video atau foto kondisi alat Anda kepada tim kami untuk diagnosa gratis.

Scroll to Top