Pompa Dosing Gagal ‘Priming’ atau Sering Masuk Angin? Cek Kondisi Foot Valve & Strainer Anda

Masalah yang paling sering dikeluhkan operator WTP saat menyalakan pompa dosing adalah: “Pompa bunyi, tapi cairan tidak mau naik ke atas.”

Kondisi ini disebut gagal priming. Engineer biasanya akan mencoba memancing aliran secara manual, namun seringkali udara kembali masuk ke dalam selang (loss of prime). Jika dibiarkan, pompa akan berjalan kering (dry run), menimbulkan panas berlebih pada head pompa, dan mempercepat kerusakan valve seat.

Penyebab utamanya bukan pada mesin pompa, melainkan pada komponen paling ujung di dasar tangki: Foot Valve & Strainer.

1. Fungsi Ganda: Penahan Aliran & Penyaring kotoran

Foot Valve adalah kombinasi antara Check Valve (katup satu arah) dan Strainer (saringan) yang dipasang di ujung selang hisap (suction line).

  • Sebagai Check Valve: Ia memastikan cairan di dalam selang hisap tidak turun kembali ke tangki saat pompa berhenti. Selang tetap terisi penuh cairan, sehingga saat pompa menyala kembali, cairan langsung terdorong ke sistem tanpa ada jeda udara.
  • Sebagai Strainer: Ia menyaring partikel kasar, endapan kapur, atau gumpalan kimia agar tidak masuk ke dalam check valve utama di dalam head pompa yang sangat sensitif.

2. Mengapa Foot Valve ‘Murah’ Sering Bermasalah?

Banyak paket pompa dosing menyertakan foot valve plastik ringan. Masalahnya:

  1. Kurang Berat (Floating): Karena terlalu ringan, foot valve seringkali melayang atau menekuk ke atas di dalam tangki, sehingga menghisap udara di permukaan air, bukan cairan di dasar.
  2. Bola Valve Lengket: Material bola atau pegas yang buruk mudah lengket jika terkena bahan kimia pekat, membuat jalur hisap buntu total.
  3. Saringan Terlalu Rapat/Jarang: Jika terlalu rapat, cepat mampet. Jika terlalu jarang, kotoran lolos dan merusak membran pompa.

Strategi Efisiensi untuk Purchasing: Mencegah Kerusakan ‘Head’ Pompa

Bagi Purchasing, membeli Foot Valve cadangan yang berkualitas tinggi adalah langkah penghematan.

  • Proteksi Komponen Mahal: Harga Foot Valve jauh lebih murah dibandingkan harga Liquid End atau Head pompa dosing. Dengan menyaring kotoran di dasar tangki, Anda melindungi komponen internal pompa yang harganya jutaan rupiah.
  • Mengurangi Downtime: Gagal priming berarti proses netralisasi atau disinfeksi berhenti. Biaya operasional yang terbuang untuk teknisi yang harus terus-menerus memancing pompa jauh lebih besar daripada harga sebuah katup hisap yang handal.

Keunggulan Foot Valve Nida Tirta Utama

Kami menyediakan Foot Valve & Strainer yang didesain untuk kebutuhan industri berat:

  1. Weighted Design (Pemberat Internal): Unit kami dilengkapi dengan pemberat agar posisi selang hisap selalu tegak lurus berada di dasar tangki, menjamin tidak ada udara yang terhisap.
  2. Ceramic / Glass Ball Valve: Kami menggunakan bola katup berbahan keramik atau kaca borosilikat yang anti-lengket dan tahan terhadap hampir semua jenis bahan kimia korosif.
  3. Double Mesh Strainer: Desain saringan ganda yang efektif menyaring partikel tanpa menyebabkan penurunan tekanan (pressure drop) yang berlebih pada sisi hisap.
  4. Koneksi Selang Universal: Tersedia untuk berbagai ukuran selang (4x6mm, 6x9mm, hingga 10x12mm) dengan sistem pengunci compression nut yang anti-bocor.

Kesimpulan: Jangan biarkan masalah sepele di dasar tangki mengganggu performa pompa dosing Anda. Pastikan Foot Valve Anda bersih dan berfungsi sempurna untuk menjamin aliran kimia yang konsisten.

Scroll to Top