Pompa Dosing Berisik & Bergetar di Sisi Suction? Waspada Efek ‘Inertia Pressure’ yang Merusak Pompa!

Selama ini, kita sering fokus memasang Pulsation Dampener di sisi keluar (discharge) untuk melindungi pipa dari pecah. Namun, banyak Engineer yang mengabaikan getaran yang terjadi di pipa Hisap (Suction).

Pernahkah Anda melihat selang atau pipa hisap dari tangki ke pompa bergetar hebat atau mengeluarkan suara “ketukan” logam setiap kali pompa berdetak?

Ini bukan sekadar masalah kebisingan. Getaran di sisi inlet seringkali disebabkan oleh Inertia Pressure. Jika dibiarkan, fenomena ini akan menghancurkan Check Valve inlet pompa dan menyebabkan akurasi dosing meleset jauh. Bagi Purchasing, ini berarti frekuensi pembelian sparepart kit akan meningkat drastis.

1. Mengapa Pipa Hisap Bisa Bergetar? (Masalah Inersia)

Pompa dosing menyedot cairan secara “putus-nyambung”.

  • Saat pompa menghisap: Cairan di sepanjang pipa suction dipaksa bergerak maju secara tiba-tiba dari kondisi diam.
  • Saat stroke selesai: Cairan yang sedang bergerak cepat tersebut dipaksa berhenti mendadak oleh Check Valve yang tertutup.

Energi kinetik dari cairan yang berhenti mendadak ini menabrak katup pompa. Inilah yang menyebabkan getaran dan suara berisik. Semakin panjang pipa suction Anda, semakin besar massa cairan yang bergerak, dan semakin besar pula daya rusaknya.

2. Dampak Fatal pada Akurasi & Komponen

  • Kerusakan Check Valve: Hentakan balik terus-menerus membuat bola katup (valve ball) dan dudukannya (valve seat) cepat aus atau pecah.
  • Kavitasi & Masuk Angin: Getaran hebat bisa menciptakan gelembung udara kecil di sisi hisap. Akibatnya, pompa sering “masuk angin” dan debit yang keluar menjadi tidak konsisten.
  • Kesalahan Pembacaan: Jika Anda memasang Calibration Column, getaran ini membuat level cairan di dalam tabung melonjak-lonjak sehingga sulit dibaca dengan akurat.

Solusi Engineering: Suction Stabilizer (Pulsation Dampener Inlet)

Solusinya adalah memasang Suction Stabilizer atau Dampener khusus sisi inlet di dekat pipa masuk pompa.

Cara Kerjanya: Alat ini bertindak sebagai “tangki cadangan” kecil yang fleksibel. Saat pompa butuh menghisap, cairan diambil dari stabilizer terlebih dahulu, bukan langsung menarik seluruh massa cairan di pipa panjang. Ini menghilangkan beban inersia dan membuat aliran di pipa suction menjadi tenang dan konstan.


Analisis ROI untuk Purchasing: Memperpanjang ‘Mean Time Between Failure’ (MTBF)

Mengapa Purchasing harus setuju menambah alat ini?

  1. Mengurangi Biaya Sparepart: Dengan hilangnya hentakan inersia, umur Check Valve dan Diaphragm bisa meningkat hingga 2-3 kali lipat. Anda tidak perlu sering-memesan Service Kit yang harganya lumayan mahal.
  2. Menghindari Penggantian Pipa: Pipa suction yang bergetar terus-menerus akan mengalami kelelahan material (fatigue) pada sambungan fitting. Mencegah kebocoran kimia di area tangki adalah cara terbaik menghindari biaya pembersihan lingkungan (B3).
  3. Akurasi Proses: Dosing yang stabil berarti kualitas air hasil olahan stabil. Tidak ada pemborosan kimia akibat pompa yang “batuk-batuk”.

Keunggulan Produk Nida Tirta Utama

Kami menyediakan unit Inlet Stabilizer / Suction Dampener dengan spesifikasi:

  • Material Tahan Korosi: Tersedia dalam bahan UPVC, PP, dan Stainless Steel 316 untuk berbagai jenis cairan kimia.
  • Internal Bladder/Diaphragm: Menggunakan material PTFE atau Viton yang responsif terhadap denyutan frekuensi tinggi.
  • Mudah Dipasang: Desain Top-Mount yang ringkas, cocok dipasang pada skid dosing yang sempit.

Kesimpulan: Jika pipa suction Anda lebih panjang dari 2 meter, atau Anda menggunakan cairan dengan berat jenis (SG) tinggi, pemasangan Suction Stabilizer bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan teknis agar sistem awet.

Scroll to Top